tinta percetakan

Jenis Tinta Printing Beserta Kegunaanya

 

Printing atau percetakan membutuhkan tiga komponen penting yaitu printer, kertas dan tinta. Tanpa salah satu komponen tersebut, tidak bisa menghasilkan cetakan yang diinginkan. Komponen tersebut juga mempunyai jenis yang bermacam-macam. Terutama jenis tinta yang digunakan harus disesuaikan dengan output printing tersebut.

Jenis Tinta Printing dan Kegunaanya

Tinta mempunyai beberapa jenis sesuai dengan kegunaanya. Setiap jenis mempunyai variasi sesuai dengan karakteristik dan fungsinya. Berikut macam-macam tinta yang digunakan dalam percetakan.

   1. Tinta Pigment atau Durabrite

Tinta Pigment mempunyai kualitas yang tinggi sehingga mampu menghasilkan cetakan yang jelas, tajam, dan tahan terhadap air. Tinta ini biasanya digunakan untuk mencetak tulisan atau gambar dalam bentuk dokumen. Tinta Pigment juga sering digunakan untuk jenis kerta HVS, photo paper dan sebagainya.

Tinta Pigment dapat tersumbat jika tidak digunakan dalam waktu yang lama. Sehingga harus disimpan dengan baik dan tertutup rapat. Tinta ini mempunyai beberapa jenis, yaitu:

2. Tinta Pigment Art Paper Ink

Pigment Ink biasanya digunakan untuk printing pada kertas Ivory, HVS, dan sebagainya dengan jumlah kecil. Tinta ini dapat mencetak gambar full color dengan kualitas standar dan digunakan pada tempat percetakan skala kecil. Biasanya mesin cetak yang menggunakan ini adalah mesin digital.

Pada umumnya, tinta Pigment Art Ink ini digunakan untuk printer merk Epson. Dengan spesifikasi Epson 1290, T20, T1100, R230, C90, 1390, T11, dan juga untuk spesifikasi Epson C79. Tinta Ink juga paling banyak digunakan baik pada tempat percetakan, kantor, sekolah dan sebagainya.

3. Tinta Pigment Art Paper Korea

Tinta Pigment ini salah satu tinta import dari Korea dengan kualitas yang sangat baik dan tajam. Tinta Pigment Korea mampu tahan terhadap air dan sinar matahari. Biasanya tinta ini digunakan untuk printing foto pada kertas art paper, sticker photo, photo paper dan sebagainya karena sifatnya yang tidak mudah luntur.

4. Tinta Pigment Art Paper China

Selain dari Korea, tinta Pigment juga mempunyai jenis lain yaitu Pigment China. Tinta ini mempunyai warna yang tahan pudar dan tahan lama. Serta memberikan efek yang lebih natural namun tetap tajam dan tahan terhadap sinar matahari.

   5. Tinta Printer Dye Base

Tinta yang sering digunakan untuk printing lainya adalah Dye Base. Sehingga mudah luntur dan pudar terutama jika terkena sinar matahari langsung dalam waktu yang lama. Bahan pembuat tinta ini yaitu campuran antara air dengan bahan colourent. Biasanya tinta Dye Base digunakan untuk kertas canvas, HVS, glossy, dan sebagainya.

Tinta Dye Base hanya bisa digunakan untuk mencetak tulisan atau gambar biasa. Dan tidak dapat digunakan untuk mencetak dipermukaan yang halus dan mengkilap salah satunya kalender. Cetakan untuk kalender biasanya menggunakan kertas art paper dengan permukaan yang halus dan mengkilap. Sehingga tinta yang digunakan juga harus tajam dan mampu diserap oleh kertas tersebut.

Tinta Dye Base mempunyai sifat tidak waterproof. Sehingga tidak tahan air, panas matahari dan mudah pudar seiring berjalannya waktu. Jika sering terpapar sinar UV, warna pada cetakan akan pudar dan menghilang. Sehingga hanya dapat digunakan untuk cetakan dengan skala kecil seperti dokumen, dan sebagainya.

Tinta Dye Base juga mempunyai kemampuan mengendap yang kecil. Namun, membutuhkan waktu pengeringan yang cukup lama. Baik untuk saat digunakan pada kertas HVS, kertas glossy dan sebagainya.

   6. Tinta Sublimation Ink

Selain printing dokumen tulisan atau gambar, terdapat juga printing pada mug, kaos, topi, kayu, dan sebagainya. Karena tinta tersebut tahan terhadap air dan mempunyai gradasi warna yang baik sehingga menggunakan jenis tinta ini. Jenis printing ini dikenal dengan istilah sablon.

Tinta Sublimation Ink dapat menghasilkan sablon yang bagus dengan penggunaan yang ekonomis. Saat menggunakan tinta ini harus menggunakan kertas HVS sebagai sarana transfer warna pada benda yang diinginkan. Setelah itu dilakukan proses heat press agar cetakan berhasil ditempelkan pada mug, pin, kaos, topi dan sebagainya.

Tinta Sublimation Ink digunakan pada tempat percetakan dengan skala besar. Khususnya untuk printing jenis sablon karena menggunakan printer infus. Tinta Sublimation Ink ini terbuat dari minyak, pewarna, dan bahan diluent sehingga dapat bertahan lama. Karena digunakan pada media cetak kaos, hingga keramik, tinta Sublimation Ink tidak cocok digunakan untuk mesin cetak digital.

   7. Tinta Textile DTG

Tinta jenis ini digunakan untuk media cetak kain seperti kaos, baju, jaket, kain cotton, dan sebagainya. Tinta Textile DTG digunakan pada printer DTG dengan hasil cetakan yang tahan luntur, tajam, dan berkualitas. Bahan tekstil seperti kain atau bad cover harus dicetak menggunakan tinta khusus. Karena tekstur kain sangat berbeda dengan media cetak lainya.Untuk menghasilkan cetakan kain yang baik dan berkualitas, Anda dapat menggunakan tinta DTG ini. Namun, tinta ini juga mempunyai dua jenis tinta dengan kegunaanya yang berbeda. Masing-masing mampu menghasilkan cetakan yang tajam, cerah dan tahan lama. Jenis Textile DTG ada dua yaitu:

8. Tinta Duppont P5910

Tinta ini paling banyak digunakan oleh jasa cetakan DTG. Karena dapat menghasilkan printing yang bersih, putih dan berkualitas.

9. Tinta DTG Jerman

Untuk DTG Jerman biasanya digunakan untuk media cetak kaos hitam atau putih. Karena dapat menghasilkan cetakan yang tahan lama, tidak pudar, dan tajam pada warna tersebut.

   10. Tinta Solvent

Tinta Solvent merupakan tinta yang digunakan untuk percetakan dengan kualitas yang sangat baik. Karena sifatnya yang dapat bertahan lama dari panas dan hujan, sehingga sering digunakan untuk banner, spanduk, atau neonbox outdoor. Namun satu kelemahan dari tinta Solvent adalah baunya sangat menyengat.

Walaupun mempunyai bau yang menyengat, tinta jenis Solvent banyak digunakan oleh jasa percetakan. Karena dapat digunakan untuk mencetak media yang sangat besar. Berbagai jenis spanduk dan banner pasti mempunyai ukuran yang besar dan warna yang tajam. Karena akan dipasang diluar ruangan dan pasti terkena panas dan hujan.

Jika penggunaan tinta tidak diperhatikan, cetakan pada spanduk tersebut cepat pudar dan hilang. Sehingga solusi paling tepat adalah menggunakan tinta ini. Karena tinta Solvent mempunyai sifat waterproof atau tahan air dan sinar UV. Namun, tinta Solvent justru tidak bisa digunakan untuk mesin printing digital dan hanya dapat digunakan untuk mesin printing offset saja.

   11. Tinta Eco Solvent

Jenis tinta Eco Solvent mempunyai sifat yang sama dengan tinta Solvent. Namun, tinta ini tidak mempunyai bau sehingga lebih banyak digunakan untuk kebutuhan printing indoor. Tinta Eco Solvent juga tidak tahan terhadap sinar matahari sehingga penggunaanya tidak untuk luar ruangan atau outdoor.

Tinta ini mampu menghasilkan cetakan yang sangat baik dan tajam. Serta baunya tidak menyengat dibandingkan tinta Solvent. Sehingga sangat cocok digunakan untuk printing hiasan dinding, bingkai, aksesoris, kertas, dan sebagainya. Tinta Eco Solvent hanya dapat digunakan untuk mesin cetak digital dan tidak cocok untuk mesin cetak offset.